Lainnya

Strategi Caleg 2019, Cara Mudah Meski Modal Cekak

Strategi caleg 2019 tentu berbeda dengan strategi 2014, kenapa? karena sistem UU pemilu nomor 7 tahun 2017 berbeda dengan UU pemilu yang pada tahun 2014.

Apa perbedaannya? yang paling mencolok adalah

1. sistem hitung kursi,

2. Ambang batas.

Selain UU nomor 7 tahun 2017 juga perbedaan PKPU untuk 2019, banyak sekali peraturan-peraturan yang bisa menghambat ruang gerak  caleg 2019. Caleg incumbent saja kelimpungan menerapkan strategi-strategi pemenangan caleg 2019 apa lagi caleg pemula.

Tenang, kali iniakan saya bagikan strategi caleg 2019, termasuk strategi caleg pemula.

Langsung saja! Apa Syarat Lolos duduk di kursi dewan pada pemilu 2019?

  1. perolehan Suara anda (caleg) terbanyak dibandingkanrekan caleg sesama partai dalam dapil anda.

  2. Partai anda Mendapatkan Kursi sesuai dengan penghitungan sainte lauge murni

  3. Partai lolos ambang batas parlemen sebesar 4%, Wah ini kan hanya berlaku untuk DPR RI, anda wajib menyimak/membaca dari artikel ini : Parlementary treshold berlaku nasional hingga DPRD Kabupaten.

  4. Kuncinya adalah Suara terbanyak!

    Tetapi jika ternyata suara anda (caleg) terbanyak dalam dapil anda, bahkan terbanyak secara nasional, jika partai anda tidak lolos, ini Qodar/takdir tuhan, belum saatnya anda menjadi wakil rakyat.

    Bagaimana Meraih suara terbanyak, sebagai penentu caleg lolos 2019?

    Faktor terbesar seseorang di pilih adalah dikenal

    saya menyebutnya 3D, dikenal, disukai, dipilih.
    Bagaimana caranya seorang caleg lebih di kenal, lebih disukai yang akhirnya dipilih masyarakat?
    tentu banyak cara pendekatan ke masyarakat, saya bagi menjadi 2 bagian.

    1. Cara konvensional

    2. Cara Digital

    Strategi pemenangan caleg 2019 dengan cara Konvensional atau Tradisional

    adalah sebuah strategi yang mengacu pada pendekatan fisik/tampak. berikut ini komponen strategi pemenangan caleg agar lolos 2019 dengan cara konvensional

    1. Cetak dan sebar Kartu nama, kalender, sticker

    2. cetak dan sebar spanduk, baliho, pamflet, koran, majalah/bulletin.

    3. Iklan di Tv lokal, radio, koran/majalah.

    4. Bakti sosial, pagelaran seni dan budaya, turnamen olahraga, sembako murah, dll.

    5. Blusukan, terjun kemasyarakat, menhadiri undangan, rapat dengan warga, jaring aspirasi, dll.

    Jika anda mempunyai modal yang cukup, kegiatan diatas sangat bisa dirasakan kehadiran anda, misal saat ada duka anda kirim karangan bunga, dan takziah ke rumah duka, atau ada hajat anda kirim bunga selamat, serta melakukan senam massal, atau lomba voli antar desa PIALA ALIMIN CUP (caleg DPRD Jatim 2019). tetapi jika anda caleg modal cekak memiliki keinginnan kuat lolos pemilu 2019, berikut saya bagikan cara kedua strategi caleg modal cekak lolos pemilu 2019.

    2. Strategi Pemenangan Caleg pemilu 2019, dengan Digital campaign

    Mungkin istilah Digital Campaign bagi anda masih asing, bisa di sebut juga Kampanye digital. digital campaign adalah kampanye melalui media digital baik itu melalui sms, whatsapp, facebook, instagram, website, youtube, dll.

    Efektifkah? ini pertanyaan yang sering di tanyakan kepada saya.

    Jika anda amati ada pergeseran perilaku sosial masyarakat saat ini

    • Orang Bangun tidur yang di lihat HP
    • Menunggu bus/kereta api, Lihat HP
    • Mau Tidur , Lihat HP
    • Pulang Kerja, Lihat HP
    • Di warung kopi, Lihat HP
    • Saat rapat wargapun orang sibuk lihat HP

    muncul istilah orang lebih cepat mendatangi panggilan HP, daripada panggilan Sholat (adzan).

    Jadi anda bisa simpulkan sendiri kira -kira Efektifkah digital campaign?

    Digital Campaign Sangat tidak efektifkalau tidak tahu caranya

    • Kampaye via facebook dengan update status tidak efektif, jika yang membaca sedikit, meski yang membaca banyak tetapi tidak menyasar pada dapil anda.
    • Broadcast Whatsapp secara manual dari hp, tangan bisa keriting
    • Broadcast sms, tentu sangat sulit dari HP kalau data anda 1000 kontak lebih
    • anda tidak punya list kontak no hp/nomor Wa pemilih.

    Masyarakat akan bosan membaca/menerima broadcastan anda jika hanya berisi banner anda/foto caleg, ucapan mohon doa restu dan dukungan caleg, visi dan misi, janji-janji.

    Jika sampai mereka muak akan broadcastan anda, bisa jadi malah mereka tidak memilih anda dihari H. 17 April 2019

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close